Pengumuman mengenai pengangkatan Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko menjadi Uskup Agung Semarang disampaikan kepada umat pada hari Sabtu, 18 Maret 2017 pukul 18.00 (pukul 12.00 waktu Roma, Italia) atas mandat Nuncio Apostolik Indonesia waktu itu Mgr. Antonio Guido Filipazzi. Secara resmi, pengumuman tersebut termaktub di dalam surat keuskupan yang ditandatangani oleh RD. FX. Sukendar Wignyosumarta yang saat itu menjadi Administrator Diosesan. Untuk selanjutnya bulla pengangkatan resmi dari Paus Fransiskus dibacakan saat Tahbisan Episkopal di Lapangan Bhayangkara Akpol Semarang.
Terpilihnya Robertus Rubiyatmoko menjadi Uskup Agung baru Semarang menjadi hadiah berarti bagi Keuskupan Agung Semarang. Apalagi di bulan Juli-Agustus 2017, Keuskupan Agung Semarang menjadi tuan rumah bagi 7th Asian Youth Day 2017 dimana ada setidaknya 3.000-an orang muda Katolik dari 29 negara di Asia berpartisipasi dalam perhelatan iman di kalangan orang muda Katolik se-Asia ini.
Tahbisan Uskup
Uskup Agung Jakarta, Mgr. Prof .Dr. Ignatius Suharyo bertindak sebagai Penahbis Utama Mgr. Ruby, dengan didampingi oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. sebagai Uskup Ko-konsekrator. Penahbisan berlangsung pada 19 Mei 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian RI (Akpol) di Semarang.
Sehari sebelumnya, dilakukan Salve Agung menjelang Tahbisan Uskup Agung di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Semarang. Dalam kesempatan itu, bacaan diambil dari penggalan ayat Surat Petrus yang Pertama yang berbunyi:
"Gembalakanlah kawanan Allah yang ada padamu, jangan karena terpaksa, tetapi dengan sukarela seturut kehendak Allah. Jangan mencari keuntungan, tetapi relakanlah diri. Jangan main kuasa atas umat yang dipercayakan kepadamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawananmu. Dan bila gembala agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang takkan binasa."
Bacaan ini sesuai motto Tahbisan Uskup Ruby, yaitu Quaerere et Salvum Facere yang artinya Mencari dan Menyelamatkan. Motto penggembalaan tersebut diambil dari Injil Lukas bab 19 ayat 10 (Luk 19:10) yang berkisah tentang Zakheus si pemungut cukai.
Source Wikipedia (MGR Robertus Rubiyatmoko)
Komentar
Posting Komentar