Dahulu Membenci Tuhan Kini Mencintai Tuhan
Pada suatu ketika ada seorang anak yang keras kepala dan angkuh ia adalah Elisabet Alexandra Aurora, Ia akrab disapa Aurora Ia berasal dari keluarga yang cukup kaya yang membuat Dia sombong kepada teman-temannya yang tidak sekayanya.
Ia tidak rajin Kegereja & tak pernah ikut berpelayanan Digereja, Ia lebih suka pergi ke kafe dari pada Kegereja padahal rumahnya tak begitu jauh dari gereja, keluarganya pun keluarga katolik yang taat kedua orang tuanya cukup aktif di Gereja dan merupakan prodiakon.
Berbanding terbalik dengan kedua orangtuanya, Aurora tidak pernah aktif di Gereja
Dan ketika Ia diajak Kegereja baik diajak oleh orang tuanya maupun dengan temannya ia selalu menolak.
Hal tersebut terjadi karena Aurora merasa kecewa dengan Tuhan, karena keinginan untuk masuk ke universitas impiannya gagal padahal ia selalu berdoa agar dapat masuk ke universitas impiannya itu.
Pada suatu pagi dihari Minggu kedua teman dekat Aurora yaitu Jocelyn dan Marco datang kerumah Aurora untuk mengajak Aurora untuk aktif Digereja, karena pada hari itu ada acara Ekaristi Kaum Muda pada sore hari.
“Eh kamu mau ikut ga ke Ekaristi Kaum Muda nanti sore?.” Ucap Marco kepada Aurora
“Ah ngapain ikut EKM doa biasa aja ga dikabulin.” Ucap Aurora
“Kamu jangan gitu Au doa kamu ga dikabulin karena rencana kamu dan Tuhan itu berbeda, Tuhan tidak bisa kita atur apalagi Roh Kudus Tuhan punya rencana lain yang baik untukmu ingat Tuhan pernah berfirman Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku jadi kamu ga perlu kecewa pasrahkan semua kepada Tuhan rancangan Tuhan sudah pasti terbaik.” ucap Jocelyn
Setelah mendengar penjelasan dari Jocelyn, Aurora pun sadar bahwa dia tidak punya hak untuk mengatur rencana Tuhan.
“Baiklah kalau begitu aku akan pasrahkan semuanya itu kepada Tuhan, tapi apa Tuhan mengampuni aku karena aku telah membenciNya?.” kata Aurora
“Tentunya Tuhan itu Maharahim sudah jelas Dia akan mengampuni kita asalkan
Kita tulus mohon ampun kepadaNya melalui sakramen tobat yang kita terima dari Romo.” Ucap Marco
“Kalau begitu aku ikut deh Ekaristi Kaum Muda nanti sore”
Pada sore hari ketika mereka Digereja untuk mengikuti Misa Kaum Muda Romo mengajak untuk meresapi lagu Semua Baik.
“Teman-teman muda paroki yang saya kasihi,pada lagu Semua Baik yang kita resapi & kita nyanyikan itu mengajak kita untuk menyadari bahwa dari semula kita hidup atau kita lahir hidup kita sudah direncanakan olehNya. Alangkah baiknya kita percayakan alur hidup kita kepada Tuhan sang pemberi segala Rahmat.” Homili Romo pemimpin Misa EKM
Akhirnya Aurora menjadi mencintai Tuhan sekarang ia rajin aktif berkegiatan digereja, ikut kegiatan OMK,Koor,Lektor,Pemazmur. Aurora pun menyadari bahwa Tuhan sangat amat mencintainya dan berpasrah diri kepada Tuhan.
Komentar
Posting Komentar